|
Wednesday, 11 August 2010 10:31 |
|
RUKUN PUASA
Oleh: Ust. Sufyan Nur, Lc
(Seri Artikel Ramadhan DSW 1431 H)
Puasa, ibadah yang diwajibkan oleh Allah swt dibulan Syaban tahun kedua Hijrah kepada kaum muslimin adalah jenis ibadah yang sangat agung dan sakral diantara sekian ibadah –ibadah yang ada dalam agama Islam. Ia dijadkan oleh Allah sebagai sarana bagi kaum muslimin untuk menggapai derajad taqwa. Maka dari itu, sudah seharusnya setiap muslim mengetahui rukun, syarat, dan hal-hal lain yang terkait dengan ibadah tersebut supaya ia dapat memperoleh pahala yang melimpah dari sisi Allah swt pada hari Kiamat . Adapun rukun puasa yang disepakati oleh mayoritas ulama adalah:
1. Menjaga diri dari semua hal yang membatalkan puasa (makan, minum, dan berhubungan suami- isteri) dari terbit fajar shadiq sampai dengan matahari terbenam.
Dalil tentang hal tersebut diatas adalah firman Allah swt :
قال الله تعالى : (فالآن باشروهن وابتغوا ما كتب الله لكم وكلوا واشربوا حتى يتبين لكم الخيط الابيض من الخيط الاسود من الفجر ثم أتموا الصيام إلى الليل).البقرة : 187
Artinya : " Maka sekarang pergaulilah mereka ( isteri –isterimu) dan carilah apa yang telah tetapkan untukmu( anak-anak) dan makan dan minumlah kalian sampai jelas bagi kalian benang putih dari benang hitam ( fajar shadiq) lalu sempurnakan oleh kalian puasa sampai dengan malam (matahari terbenam" . Al-Baqarah :187
|
|
Read more...
|
|
Thursday, 15 July 2010 21:17 |
|
Permintaan akan gelatin halal yang cukup besar, membuat Malaysia segera membangun pabrik gelatin halal di Pahang. Dimana selain mencukupi kebutuhan domestik Malaysia, pabrik ini juga diharapkan dapat memenuhi permintaan pasar dunia akan gelatin halal.
Untuk pertama kalinya Malaysia mendirikan sebuah pabrik gelatin halal yang berlokasi di Pahang. Dimana pabrik tersebut akan berada di bawah nama perusahaan GNAS.
Seperti yang dilansir dari halalfocus.com, kerjasama pendirian pabrik gelatin halal tersebut telah ditandatangani oleh para calon partner dan disaksikan oleh Perdana Mentri, YAB Datuk Seri Najib Tun Rajak, setelah secara resmi meresmikan Standar Logistik Halalan-Toyyiban MS 2400:2010 di pameran MIHAS 2010 (23/6/2010) lalu.
Dimana pihak-pihak yang telah setuju untuk bekerjasama dalam National Halal Gelatine tersebur adalah Pasdec Holdings Berhad, Pembangunan Buku Hijau Holdings Sdn. Bhd, dan Imtech Drygenic Technology (M) Sdn. Bhd.
Yayasan Ekonomi Sejagat (YES) sendiri menjadi kunci penting dalam melakukan fasilitasi standar MS 2400 yang mencakup transportasi, pergudangan, dan retail yang berlandaskan prinsip Halalan-Toyyiban, termasuk juga berperan dalam membuat aturan signifikan dalam realisasi GNAS.
Keputusan dalam pembentukan GNAS ini sebenarnya dipicu oleh kenyataan bahwa hanya 5% produk gelatin yang diproduksi di dunia telah dianggap halal. Sedangkan gelatine adalah bahan yang sering dipakai dalam berbagai industri, termasuk industri makanan, farmasi, fotografi, kertas, dan pupuk termasuk sebagai bahan perekat dan bahan elastis.
Sekitar 44% dari produksi gelatin dunia memakai kulit babi, sedangkan 28% memakai kulit sapi dengan bahan tambahan tulang sebesar 27% sebagai bahan dasarnya. Kini kebutuhan akan gelatin halal tersebut diangap sudah sangat mendesak, dimana 25% populasi muslim dunia mengkonsumsi lebih dari 50% total produksi gelatin, dimana hanya 5% diantaranya yang dinyatakan halal.
Mula-mula GNAS berencana untuk memproduksi sekitar 5000 metrik ton halal gelatin per tahun, dimana dapat mencukupi kepuasan konsumsi domestik di Malaysia yaitu sekitar 2500 metrik per tahun. Sedangkan sisanya 2500 ton akan diarahkan sebagai pasokan pasar muslim dunia dengan permintaan sekitar 150.000 metrik ton per tahun.
GNAS adalah sebuah proyek yang berdampak secara nasional dan secara signifikan akan berdampak pada kontribusi perolehan target dalam New Economic Model. Pertimbangan bahwa permintaan akan bahan mentah untuk produksi akan berfungsi sebagai katalisator bagi perkembangan industri ternak dan memacu persediaan bahan jaringan industri halal, diperkirakan proyek ini akan menghasilkan sekitar 2RM-4RM juta.
Dengan dibangunnya pabrik tersebut ada dua keuntungan yang bisa dicapai Malaysia. Pertama tentunya untuk mencukupi kebutuhan domestik akan gelatin halal, mengurangi nilai tukar mata uang asing dan mengurangi pengeluaran pinjaman. Selain itu kelebihan produksi dari gelatin tersebut akan dimanfaatkan untuk diekspor hingga menghasilkan revenue yang menguntungkan bagi Malaysia.
sumber: detik 13/7/2010
(ELS I PIP-PKS Malaysia I pks-malaysia.org)
|
|
Sunday, 11 July 2010 22:46 |
|
PKS belum akan membicarakan wacana konfederasi partai politik. Namun Wakil Sekjen PKS, Mahfudz Shiddiq, mengatakan PKS adalah partai terbuka yang siap berkomunikasi soal konsolidasi partai.
''Jadi sampai hari ini sesuai agenda Munas PKS lalu, ke depan PKS akan fokus pada konsolidasi internal partai,'' tutur Mahfudz, Ahad (11/7).
Bukan berarti PKS menutup diri akan partai lain yang berkeinginan membentuk konfederasi dengan PKS. ''Kerja sama di tingkat nasional atau daerah tetap dilaksanakan, hanya bukan dalam konsep konfederasi atau fusi,'' sambungnya.
Pada prinsipnya, Mahfudz menambahkan, PKS tidak menutup diri atas wacana konfederasi yang sedang ramai berkembang. Konteksnya namun dijalin dalam kerangka agenda pembangunan nasional atau dalam rangka konsolidasi demokrasi Indonesia dengan parameter penyederhanaan partai. ''Kalau soal penyederhanaan partai, PKS dorong itu,'' kata dia.
sumber: republika 11/07/2010
(ELS I PIP-PKS Malaysia I pks-malaysia.org)
|
|
Wednesday, 07 July 2010 10:49 |
|
Hasil real count terakhir pasangan nomor 3 yang diusung PKS, PBR, dan Hanura itu meraih 32,86 persen dari total 98,38 persen suara atau 1.936.415 suara sah.
Meski kepastian legal hasil Pilkada Gubernur Sumatera Barat 2010 baru diumumkan KPU Sumbar 14 Juli nanti, namun pasangan Irwan Prayitno-Muslim Kasim bisa dipastikan memenangkan pilkada dalam satu putaran. Hasil real count terakhir Tim Irwan-MK Pukul 12.30 WIB, Sabtu 3 Juli 2010, pasangan nomor 3 yang diusung PKS, PBR, dan Hanura itu meraih 32,86 persen dari total 98,38 persen suara atau 1.936.415 suara sah.
|
|
Read more...
|
|
|
Sunday, 20 June 2010 17:40 |
|
KETUA MAJELIS SYURA : K.H. HILMI AMINUDDIN
DEWAN SYARI'AH PUSAT Ketua : K.H. DR. SURAHMAN HIDAYAT Sekretaris : KH. BAKRUN SYAFEI, Lc. Ketua Tanfiziyah : KH. BUKHORI YUSUF, MA.
MAJELIS PERTIMBANGAN PUSAT Ketua : UNTUNG WAHONO Sekretaris : MARDANI ALI SERA ARIFINTO
DEWAN PENGURUS PUSAT Presiden : LUTHFI HASAN ISHAAQ
Sekretaris Jenderal : MUHAMMAD ANIS MATTA 1. Wakil Bidang Kordinasi Lembaga Tinggi : ADE BARKAH 2. Wakil Bidang Administrasi : BUDI HERMAWAN 3. Wakil Bidang Organisasi : AHMAD CHUDORI 4. Wakil Bidang Komunikasi Politik : FAHRI HAMZAH 5. Wakil Bidang Media : MAHFUDZ SIDIK 6. Wakil Bidang Arsip dan Sejarah : SITARESMI SOEKANTO 7. Wakil Bidang Data dan Informasi : RIKO DESENDRA 8. Wakil Bidang Perencanaa : GUNAWAN 9. Wakil Bidang Protokoler : BUDI DHARMAWAN
Bendahara Umum : MAHFUDZ ABDURRAHMAN
|
|
Read more...
|
|
Thursday, 17 June 2010 23:13 |
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaq, Kamis siang (17/6), secara resmi membuka PKS Expo, guna menyemarakkan Munas II partai Islam tersebut. PKS Expo berlangsung di Semanggi Expo, yang tidak jauh dari Hotel Ritz Carlton Pacific Place di kawasan Pusat Bisnis Terpadu Sudirman (SCBD) Jakarta.
|
|
Read more...
|
|
Thursday, 17 June 2010 21:46 |
Munas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Hotel Ritz-Carlton, Pacific Place, Jakarta, tidak lama lagi akan dibuka. Sejumlah petinggi partai telah datang. Sementara Presiden SBY yang dijadwalkan membuka Munas belum tiba.
Pantauan detikcom di area Munas, Kamis (17/6/2010), petinggi partai yang sudah datang antara lain Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo, serta Ketua Umum PPP Suryadharma Ali.
|
|
Read more...
|
|
Monday, 07 June 2010 12:54 |
|
Washington, 7 Juni 2010 08:24
Israel tidak akan mengambil bagian dalam penyelidikan internasional atas penyerbuan pasukannya terhadap kapal yang berusaha menembus blokadenya ke Jalur Gaza. Demikian pernyataan Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat (AS) di Washington, Minggu (6/6). "Kami menolak gagasan mengenai komisi internasional," kata Michael Oren pada Fox News "Israel sebuah negara demokrasi. Israel memiliki kemampuan dan hak untuk melakukan penyelidikan sendiri, tidak diselidiki oleh badan internasioal," tambahnya. Diplomat Israel itu mengatakan, pemerintahnya berunding dengan pemerintah Presiden AS Barack Obama mengenai "sebuah cara dimana penyelidikan kami berlangsung," namun tidak akan memenuhi tuntutan sejumlah negara bagi penyelidikan independen atas penyerbuan 31 Mei 2010 itu, yang menewaskan sembilan orang. Oren mengatakan, insiden itu tidak membuat tegang hubungan antara Israel dan pemerintah Obama. "Secara pribadi saya mengatakan bahwa selama beberapa hari kerja dengan pemerintah, saya tidak pernah mendengar kecaman, tidak pernah ada komentar kebencian sama sekali," katanya. Israel menyulut amarah dunia ketika pasukannya membunuh sembilan aktivis selama penyerbuan terhadap kapal bantuan. Hubungan Israel-Turki terperosok ke tingkat terendah sejak kedua negara itu mencapai kemitraan strategis pada 1990-an.
|
|
Read more...
|
|
Monday, 07 June 2010 09:40 |
|
|
|
Di pagi hari ketika matahari menunjukkan sinarnya yang cerah, menjadi pertanda baik untuk mengiringi langkah keberangkatan rombongan rihlah keluarga DPD PIP-PKS Selangor menuju tempat wisata Ulu Bendul di Negeri Sembilan, pada hari Sabtu, 05/06/2010. Rombongan berkumpul di Hentian Kajang, tempat yang sudah sangat sinonim dengan markas dakwah kami. Sebelum bis dan mobil betul-betul siap meluncur, semua peserta rihlah terlebih dahulu di cek ulang untuk menentukan penumpang kendaraan pribadi dan penumpang bis.
|
Read more...
|
|
Friday, 04 June 2010 10:19 |
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyebut negara zionis Israel sama dengan negara teroris, karena telah melakukan aksi serangan terhadap kapal Mavi Marmara yang berisi rombongan misi kemanusiaan "Freedom Flotilla" untuk Gaza. Sebutan itu dilontarkan dalam aksi keprihatinan untuk Palestina, yang diikuti ribuan massa di Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (3/6). Aksi yang dimotori para kader PKS itu juga diikuti peserta dari beragam tokoh lintas agama, ormas dan partai politik lainnya di antaranya Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Hidayat Nur Wahid, anggota Komisi I DPR Rachel Maryam, perwakilan dari Mer-C dan beberapa lembaga swadaya masyarakat.
|
|
Read more...
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
|
Page 1 of 11 |