| Diskusi Santai Bersama Ibu Dewi Hulaenah (DPP Ailiyah) |
|
|
|
| Written by Administrator |
| Monday, 08 February 2010 12:32 |
|
Kamis (28/01/10), kewanitaan DPD KL PIP-PKS Malaysia mengadakan acara diskusi santai di Kuala Lumpur, bersama Ibu Dewi Hulaenah, Staff DPP PKS Bidang A’iliyah. Tema yang digulirkan adalah ”Membangun Lancarnya Komunikasi antara Suami Istri” dan dihadiri oleh sekitar 20 kader perempuan PIP-PKS Malaysia. Pembicara undangan yang biasa disapa Nin (nenek: Bahasa Sunda) banyak memaparkan pengalaman beliau selama menjalani rumah tangga. Hubungan komunikasi antara suami istri jika ada masalah adalah normal, hanya bagaimana kita sebagai istri bisa menyikapi-nya dengan bijak, begitu ungkap ibu yang sudah hampir dua puluh tahun menjadi single parent karena ditinggal wafat suaminya. Nin lebih suka berbagi kisah dan pengalaman sebagai perempuan aktivis yang hari-harinya banyak dipenuhi oleh kegiatan dakwah. Oleh karenanya, menjadi masukkan yang sangat menarik bagi peserta yang sebagian besar adalah ibu-ibu yang juga aktivis dakwah untuk sharing atau sekedar curhat dengan beliau. Salah satu peserta bertanya tentang bagaimana menjalin komunikasi dengan suami yang juga aktivis namun less empati (kurang peduli) terhadap pekerjaan rumah tangga. Sehingga istri merasa kewalahan ketika harus menyelesaikan semuanya seorang diri. Belum lagi dengan jumlah anak yang tidak sedikit dan jadwal taklim atau kegiatan perkuliahan yang padat. Dengan gaya keibuan, ibu yang juga bisnis di bidang katering ini menjelaskan bahwa solusi-nya adalah bagaimana si istri bisa menasihati dan mengkomunikasikan masalah tersebut tanpa menyinggung perasaan suami. Untuk itu diperlukan kesabaran yang tinggi agar situasi berjalan dengan lancar. Dan supaya istri bisa sabar dan diberi pertolongan jalan keluar oleh Allah, maka Nin menyarankan agar istri rajin menjalankan puasa Daud. Rupanya itu salah satu resep beliau menjalani rumah tangga. Ibu yang sudah memiliki cucu ini juga rajin melakukan shaum Daud bahkan ketika suaminya masih hidup, rutinitas tersebut dilakoninya dengan istiqomah. Sehingga beliau mampu bersabar dalam mengarungi segala permasalahan rumah tangga. Di akhir acara, Nin diberikan kenang-kenangan oleh koordinator bidang kewanitaan DPD KL PIP-PKS Malaysia, Dokter Maya Rusdiana yang berharap agar kader perempuan PIP-PKS dapat menjadi suri teladan bagi ibu-ibu yang lain dalam mengelola komunikasi dengan pasangannya...amin. (ELS I PIP-PKS Malaysia I pks-malaysia.org)
|
| Last Updated on Sunday, 14 February 2010 00:37 |





